Pelatihan PONEK, Pelatihan PONEK 2024, Pelatihan PONEK 2025, Pelayanan Obstetri Neonatal Emergensi Komprehensif, PONEK

Pelatihan PONEK – Pelayanan Obstetri Neonatal Emergensi Komprehenif

Sejak 2007, Indonesia tercatat sebagai negara dengan angka kematian ibu (AKI) tertinggi di Asia Tenggara (UNFPA, 2013). Angka tersebut mencapai 228 kematian per 100.000 kelahiran hidup. Lima tahun kemudian, Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia (2013) menunjukkan AKI di Indonesia berada pada angka 359 kematian per 100.000. Angka tersebut tentu masih sangat jauh dari target kelima Millenium Development Goals. Pada 2015 mencapai 102 kematian per 100.000 kelahiran hidup.

Badan dunia, United Nation Development Program, Senin (14/12) meluncurkan kajian Human Development Report 2015. Dalam indikator maternal mortality (kematian ibu melahirkan) Indonesia berada pada posisi 190 (kematian) per 100.000 (kelahiran). Pemerintah melalui Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI) 2012 menyebut angka AKI di Indonesia masih 359 per 100 ribu kelahiran. Banyak Negara tidak bisa mencapai sasaran yang ditetapkan dalam Millenium Development Goals (MDGs) seperti halnya Indonesia.

Kematian maternal sendiri terjadi karena berbagai penyebab, salah satunya kegawatdaruratan maternal yang tidak tertangani dengan baik.Perdarahan yang mengancam nyawa selama kehamilan dan dekat cukup bulan meliputi perdarahan yang terjadi pada minggu awal kehamilan (abortus, mola hidatidosa, kista vasikuler, kehamilan ekstrauteri/ ektopik) dan perdarahan pada minggu akhir kehamilan dan mendekati cukup bulan (plasenta previa, solusio plasenta, ruptur uteri, perdarahan persalinan per vagina setelah seksio sesarea, retensio plasentae/ plasenta inkomplet), perdarahan pasca persalinan, hematoma, dan koagulopati obstetri.

PELATIHAN PONEK

Dalam upaya menurunkan angka kematian ibu dan bayi, WHO mencanangkan program Safe Motherhood yang mempunyai slogan Making Pregnancy Safer (MPS), di dalamnya terdapat 4 pilar penting salah satunya adalah Pelayanan Obstetrik Neonatal Esensial/Emergensi yang bertujuan untuk menjamin tersedianya pelayanan esensial pada kehamilan risiko tinggi dengan gawat-obstetrik, pelayanan emergensi untuk gawat-darurat-obstetrik dan juga komplikasi persalinan pada setiap ibu yang membutuhkannya.

Pemerintah Indonesia melalui Kementrian Kesehatan kemudian mengembangkan program tersebut dengan rangkaian paket pembelajaran dan pelatihan yaitu PONEK (Pelayanan Obstetri Neonatal Emergensi Komprehensif) dan PONED (Pelayanan Obstetri Neonatal Emergensi Dasar) yang bertujuan meningkatkan para profesional di bidang pelayanan kesehatan dalam memberikan pelayanan tinggi kepada ibu, bayi baru lahir, dan anak.

Lebih lanjut terkait informasi PELATIHAN PONEK KLIK DISINI

Foto Bersama Pelatihan PONEK
Pelatihan PONEK
Pelatihan Asuhan Neonatal