Pelatihan PONEK, Pelatihan PONEK 2024, Pelatihan PONEK 2025, Pelatihan PONEK 2026, Pelatihan PONEK Adalah, Pelayanan Obstetri Neonatal Emergensi Komprehensif, Workshop PONEK

Pelatihan Khusus PONEK / Pelayanan Obstetri Neonatal Emergensi Komprehensif

Pelatihan PONEK (Pelayanan Obstetri Neonatal Emergensi Komprehensif)

Pelatihan PONEK (Pelayanan Obstetri Neonatal Emergensi Komprehensif) adalah pelatihan yang menyediakan layanan untuk menangani pasien ibu hamil yang akan melangsungkan persalinan dengan status gawat darurat.

Dalam upaya menurunkan angka kematian ibu dan bayi, WHO mencanangkan program Safe Motherhood yang mempunyai slogan Making Pregnancy Safer (MPS), di dalamnya terdapat 4 pilar penting salah satunya adalah Pelayanan Obstetrik Neonatal Esensial/Emergensi yang bertujuan untuk menjamin tersedianya pelayanan esensial pada kehamilan risiko tinggi dengan gawat-obstetrik, pelayanan emergensi untuk gawat-darurat-obstetrik dan juga komplikasi persalinan pada setiap ibu yang membutuhkannya.

Pemerintah Indonesia melalui Kementrian Kesehatan kemudian mengembangkan program tersebut dengan rangkaian paket pembelajaran dan pelatihan yaitu PONEK (Pelayanan Obstetri Neonatal Emergensi Komprehensif) dan PONED (Pelayanan Obstetri Neonatal Emergensi Dasar) yang bertujuan meningkatkan para profesional di bidang pelayanan kesehatan dalam memberikan pelayanan tinggi kepada ibu, bayi baru lahir, dan anak.

Untuk itu kami menyelenggarakan PELATIHAN PELAYANAN OBSTETRI NEONATAL EMERGENSI KOMPREHENSIF bagi petugas kesehatan di rumah sakit yang terlibat langsung dalam pelayanan PONEK. Selain selaras dengan tujuan pencapaian Milenium Development Goals (MDG’s), pelatihan ini juga dalam rangka memenuhi persyaratan Akreditasi Rumah Sakit 2012 (JCI) khususnya pada pemenuhan Sasaran MDG’s.

TUJUAN PELATIHAN PONEK

Tujuan Umum :
Pelatihan Ini Bermaksud Untuk Membantu Rumah Sakit Dalam Menyiapkan SDM Yang Kompeten Dalam Memberikan Pelayanan Emergensi Maternal Neonatal Secara Komprehensif Dan Juga Mendayagunakan Rumah Sakit Sebagai Pusat Rujukan Pelayanan Ibu Dan Anak.

Tujuan Khusus :
Secara Khusus Pelatihan Ini Bermaksud Untuk Memberikan Atau Meningkatkan Kompetensi Dokter, Bidan Dan Perawat Dalam Pelayanan Emergensi Maternal Neonatal

MATERI PELATIHAN PONEK

  1. Surveilens Kematian Ibu
  2. Distosia Bahu
  3. Maternal Collapse
  4. Preeklamsia dan Hipertensi Dalam Kehamilan
  5. Perdarahan Pasca Salin
  6. Persalinan Bokong
  7. Skrining Kehamilan Risiko Tinggi
  8. Manajemen Ponek
  9. Kebijakan Program Kesehatan dan Sistim Rujukan Pada Ibu dan Bayi Baru Lahir
  10. Pencegahan Infeksi pada Persalinan dan Bayi Baru Lahir
  11. Tata Laksana Kegawatdaruratan pada Kehamilan, Persalinan dan Nifas
  12. Kegawatan Bayi Baru Lahir/ Neonatus di Beberapa Tingkat Pelayanan Neonatus
  13. Neonatal Resuscitation
  14. Nutrisi Parental pada Neonatus

METODE PELATIHAN

  1. Ceramah
  2. Diskusi
  3. Simulasi
  4. Penyusunan Program

BIAYA & FASILITAS

Paket A Rp 5.750.000,- /peserta Menginap di Grand Puri Saron Hotel Malioboro Yogyakart

(1 kamar/peserta) selama 3 hari 2 malam, konsumsi (makan pagi, makan siang, makan malam), Coffee break 2 kali sehari, sertifikat, Training kit, foto bersama dan sebuah tas eksklusif.

Paket B Rp 4.750.000,-/peserta

Tanpa Menginap di Hotel, Coffee break 2 kali sehari dengan makan siang di hotel selama 2 hari. Training kit, sertifikat, foto bersama dan juga sebuah tas eksklusif.

TEMPAT PENYELENGGARAAN: Grand Puri Saron Hotel Malioboro Yogyakarta Jln. Sosrowijayan No. 70 Yogyakarta

JADWAL TAHUN 2026

JANUARIFEBRUARIMARET
08 – 1005 – 0705 – 07
29 – 3126 – 2826 – 28
APRILMEIJUNI
09 – 1107 – 0911 – 13
23 – 2528 – 3025 – 27
JULIAGUSTUSSEPTEMBER
09 – 1106 – 0803 – 05
23 – 2527 – 2924 – 26
OKTOBERNOVEMBERDESEMBER
08 – 1005 – 0703 – 05
29 – 3126 – 2817 – 19

Lebih lanjut terkait INFORMASI PELATIHAN PONEK KLIK DISINI

Pelayanan Obstetri Neonatal Emergensi Komprehensif

Pelayanan dalam Ruang PONEK

Gambar Pelatihan PONEK 2024
Pelatihan PONEK, Pelatihan PONEK 2024, Pelatihan PONEK 2025, Pelayanan Obstetri Neonatal Emergensi Komprehensif, PONEK

Pelatihan PONEK – Pelayanan Obstetri Neonatal Emergensi Komprehenif

Sejak 2007, Indonesia tercatat sebagai negara dengan angka kematian ibu (AKI) tertinggi di Asia Tenggara (UNFPA, 2013). Angka tersebut mencapai 228 kematian per 100.000 kelahiran hidup. Lima tahun kemudian, Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia (2013) menunjukkan AKI di Indonesia berada pada angka 359 kematian per 100.000. Angka tersebut tentu masih sangat jauh dari target kelima Millenium Development Goals. Pada 2015 mencapai 102 kematian per 100.000 kelahiran hidup.

Badan dunia, United Nation Development Program, Senin (14/12) meluncurkan kajian Human Development Report 2015. Dalam indikator maternal mortality (kematian ibu melahirkan) Indonesia berada pada posisi 190 (kematian) per 100.000 (kelahiran). Pemerintah melalui Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI) 2012 menyebut angka AKI di Indonesia masih 359 per 100 ribu kelahiran. Banyak Negara tidak bisa mencapai sasaran yang ditetapkan dalam Millenium Development Goals (MDGs) seperti halnya Indonesia.

Kematian maternal sendiri terjadi karena berbagai penyebab, salah satunya kegawatdaruratan maternal yang tidak tertangani dengan baik.Perdarahan yang mengancam nyawa selama kehamilan dan dekat cukup bulan meliputi perdarahan yang terjadi pada minggu awal kehamilan (abortus, mola hidatidosa, kista vasikuler, kehamilan ekstrauteri/ ektopik) dan perdarahan pada minggu akhir kehamilan dan mendekati cukup bulan (plasenta previa, solusio plasenta, ruptur uteri, perdarahan persalinan per vagina setelah seksio sesarea, retensio plasentae/ plasenta inkomplet), perdarahan pasca persalinan, hematoma, dan koagulopati obstetri.

PELATIHAN PONEK

Dalam upaya menurunkan angka kematian ibu dan bayi, WHO mencanangkan program Safe Motherhood yang mempunyai slogan Making Pregnancy Safer (MPS), di dalamnya terdapat 4 pilar penting salah satunya adalah Pelayanan Obstetrik Neonatal Esensial/Emergensi yang bertujuan untuk menjamin tersedianya pelayanan esensial pada kehamilan risiko tinggi dengan gawat-obstetrik, pelayanan emergensi untuk gawat-darurat-obstetrik dan juga komplikasi persalinan pada setiap ibu yang membutuhkannya.

Pemerintah Indonesia melalui Kementrian Kesehatan kemudian mengembangkan program tersebut dengan rangkaian paket pembelajaran dan pelatihan yaitu PONEK (Pelayanan Obstetri Neonatal Emergensi Komprehensif) dan PONED (Pelayanan Obstetri Neonatal Emergensi Dasar) yang bertujuan meningkatkan para profesional di bidang pelayanan kesehatan dalam memberikan pelayanan tinggi kepada ibu, bayi baru lahir, dan anak.

Lebih lanjut terkait informasi PELATIHAN PONEK KLIK DISINI

Foto Bersama Pelatihan PONEK
Pelatihan PONEK
Pelatihan Asuhan Neonatal
Pelatihan PONED, Pelatihan PONED 2025, Pelatihan PONEK, Pelatihan PONEK 2025, PONEK, Ponek dan Poned, Workshop PONED 2025, Workshop PONEK 2025

Pelatihan PONEK dan PONED 2025

KOLABORASI PONEK DAN PONED

Kolaborasi PONEK dan PONED

Kolaborasi antara PONED dan PONEK sangat di butuhkan dalam upaya meningkatkan penyelenggaraan pelayanan kesehatan dalam kondisi sumber daya yang terbatas. Dalam sistem kolaborasi ini pasien mulai ditangani tidak hanya sejak dilakukannya rujukan ke PONED ataupun PONEK, melainkan sejak di komunitas. Melalui kerjasama dengan LSM ataupun pembentukan kader kesehatan akan mampu mendeteksi dini adanya faktor risiko terkait obstetri dan neonatus di lingkungan masyarakat. Selain itu melalui jejaring yang sudah di bentuk di tiap PONED-PONEK dalam suatu wilayah juga bisa membantu melakukan deteksi dini sekaligus menentukan pelayanan apa yang di butuhkan oleh masyarakat.

Berikut adalah tahapan dalam kolaborasi PONED-PONEK:

  • Membentuk struktur dan tupoksi pelaku utama serta mitra PONED-PONEK dan jejaring pelayanan emergensi utamanya terkait kasus obstetri dan neonatus.
  • Menyusun rencana kegiatan kolaborasi PONED-PONEK di tingkat Provinsi, kabupaten/kota. Termasuk mapping wilayah kerja Puskesmas mampu PONED dan RS PONEK dalam suatu sistem rujukan dan pola pembinaan.
  • Menyediakan hotline service atau sistem informasi komunikasi di masing-masing rumah sakit, khusus kasus obstetri dan neonatus dan Dinas Kesehatan kabupaten/kota.
  • Membentuk SOP tentang pelayanan di RS PONEK dan Puskesmas PONED dalam penanganan kasus obstetri dan neonatus.
  • RS PONEK melakukan pembinaan ke Fasilitas pelayanan kesehatan dasar Puskesmas PONED, yang di hadiri oleh Tim dokter, Bidan Koordinator dan beberapa Bidan Desa Tertentu yang di koordinasikan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota.
  • Upaya kendali mutu pelayanan dan perbaikan kinerja secara internal. Termasuk komponen jejaring secara berkala dan terjadwal yang di fasilitasi oleh Dinas Kesehatan yaitu Dinas Kesehatan kabupaten/kota dan Rumah Sakit.
  • Membentuk sistem pencatatan dan pelaporan secara berkala di tingkat kabupaten/kota dan Provinsi.
  • Melaksanakan evaluasi triwulan kinerja dan kualitas pelayanan institusional RS Rujukan dan Jejaring Pelayanan dan Komunikasi Emergensi di wilayah cakupan PONEK. Di lakukan oleh Organisasi Profesi dan Kemenkes.
  • Melakukan kajian data outcome (terutama MMR, NMR, still-birth, near-miss), dengan megkaji antara output pelayanan dengan kualitas pelayanan (quality of care) kesehatan Ibu dan Bayi baru lahir.

JADWAL PELATIHAN PONEK DAN PONED 2025

BULAN JANUARIBULAN FEBRUARIBULAN MARET
23 – 25 JANUARI 2025 20 – 22 FEBRUARI 2025  20 – 22 MARET 2025 
BULAN APRILBULAN MEIBULAN JUNI
 24 – 26 APRIL 2025  22 – 24 MEI 2025  19 – 21 JUNI 2025 
BULAN JULIBULAN AGUSTUSBULAN SEPTEMBER
 24 – 26 JULI 2025  28 – 30 AGUSTUS 2025  25 – 27 SEPTEMBER 2025 
BULAN OKTOBERBULAN NOVEMBERBULAN DESEMBER
 23 – 25 OKTOBER 2025  27 – 29 NOVEMBER 2025   18 – 20 DESEMBER 2025  

Lebih lanjut terkait informasi PELATIHAN PONEK KLIK DISINI

pelayanan IGD PONEK
Pelatihan PONED
Pelatihan PONEK, Pelatihan PONEK 2024, Pelayanan PONEK, Rumah Sakit Ponek, Standar Pelayanan PONEK

Pelayanan Obstetri Neonatal Emergency Komprehensif (PONEK)

Upaya pelayanan PONEK secara khusus ditujukan pada penurunan AKI dan AKB sesuai dengan target program nasional dalam Standar Nasional Akreditasi Rumah Sakit (SNARS). Lebih luas lagi, upaya pelayanan PONEK harus dapat mengupayakan kesehatan reproduksi ibu yang baik dan juga pencapaian tumbuh kembang anak yang optimal sesuai dengan potensi genetiknya.

Ruang lingkup pelayanan PONEK di RS dimulai dari garis depan/UGD dilanjutkan ke kamar operasi/ruang tindakan sampai ke ruang perawatan. Secara singkat dapat di deskripsikan sebagai berikut:

  1. Stabilisasi di UGD dan persiapan untuk pengobatan de nitif.
  2. Penanganan kasus gawat darurat oleh tim PONEK RS di ruang tindakan.
  3. Penanganan operatif cepat dan tepat meliputi laparatomi dan seksio sesaria.
  4. Perawatan intermediate dan juga intensif ibu dan bayi.
  5. Pelayanan Asuhan Ante Natal Risiko Tinggi.

Syarat minimal pelayanan yang harus di sediakan oleh RS PONEK adalah:

  1. Mampu memberikan Pelayanan Kesehatan Maternal Fisiologis dan juga Risiko Tinggi pada masa antenatal, intranatal dan post natal.
  2. Mampu memberikan Pelayanan Neonatal Fisiologis dan juga Risiko Tinggi pada level IIB (Asuhan Neonatal dengan Ketergantungan Tinggi)

RS kelas A seharusnya mampu memberikan Pelayanan Kesehatan Maternal Risiko tinggi dan Neonatal Risiko tinggi pada level IIIA, sehingga dapat di sebut juga RS MAMPU PONEK PLUS. Untuk RS tipe D, C, B dan A yang belum mencapai standar minimal kriteria RS PONEK berdasarkan Standar Kinerja Klinis, maka RS tersebut menyandang kriteria RS BELUM MAMPU PONEK yang memerlukan perhatian khusus dan bimbingan serta di dorong untuk segera memperbaiki sistem pelayanan kesehatan di RS nya sehingga mampu memperoleh kriteria RS MAMPU PONEK.

Jenis Pelayanan Kesehatan Maternal Fisiologis

  1. Pelayanan Kehamilan
  2. Pelayanan Persalinan
  3. Pelayanan Nifas

Pelayanan Kesehatan Neonatal Fisiologis

  1. Asuhan Bayi Baru Lahir (Level I –> Asuhan Dasar Neonatal/Asuhan Neonatal Normal). Fungsi Unit:
    • Resusitasi neonatus
    • Rawat gabung bayi sehat – ibu
    • Asuhan evaluasi pascalahir neonatus sehat
    • Stabilisasi dan juga pemberian asuhan bayi baru lahir usia kehamilan 35-37 minggu yg stabil secara fisiologis
    • Perawatan neonatus usia kehamilan <35 minggu atau neonatus sakit sampai dapat pindah ke fasilitas asuhan neonatal spesialistik
    • Stabilisasi neonatus sakit sampai pindah ke fasilitas asuhan neonatal spesialistik
    • Terapi sinar
  2. Kriteria Rawat Inap Neonatus
    • Neonatus normal, stabil, cukup bulan dengan berat lahir ≥ 2,5 kg
    • Neonatus hampir cukup bulan (masa kehamilan 35-37 mgg), stabil secara siologis, bayi dengan risiko rendah
  3. Imunisasi dan juga Stimulasi, Deteksi, Intervensi Dini Tumbuh Kembang (SDIDTK)

Lebih lanjut terkait informasi PELATIHAN PONEK KLIK DISINI

Upaya Pelayanan PONEK

Pelayanan PONEK
Foto Bersama Pelatihan PONEK Adalah
Asuhan Neonatal, Pelatihan PONEK, Pelayanan PONEK, PONEK Rumah Sakit, Rumah Sakit Ponek

Pelayanan Obstetri Neonatal Emergensi Komprehensif (PONEK)

PELAYANAN ASUHAN NEONATAL

Upaya pelayanan PONEK secara khusus di tujukan pada penurunan AKI dan AKB sesuai dengan target program nasional dalam Standar Nasional Akreditasi Rumah Sakit (SNARS). Lebih luas lagi, upaya pelayanan PONEK harus dapat mengupayakan kesehatan reproduksi ibu yang baik dan pencapaian tumbuh kembang anak yang optimal sesuai dengan potensi genetiknya.

Ruang lingkup pelayanan PONEK di RS dimulai dari garis depan/UGD dilanjutkan ke kamar operasi/ruang tindakan sampai ke ruang perawatan. Secara singkat dapat di deskripsikan sebagai berikut:

  • Stabilisasi di UGD dan juga persiapan untuk pengobatan denitif.
  • Penanganan kasus gawat darurat oleh tim PONEK RS di ruang tindakan.
  • Penanganan operatif cepat dan tepat meliputi laparatomi dan seksio sesaria.
  • Perawatan intermediate dan juga intensif ibu dan bayi.
  • Pelayanan Asuhan Ante Natal Risiko Tinggi.

Baca juga : Ruang PONEK – Ruangan PONEK – Standar Ruangan PONEK – Pelayanan PONEK – Standar Pelayanan PONEK

Pelayanan Kesehatan Neonatal dengan Risiko Tinggi (minimal level II B)

1. Asuhan bayi baru lahir

Level II: Asuhan Neonatal dengan Ketergantungan Tinggi (Ruang Rawat Neonatus Asuhan Khusus)

Level II A: Pelayanan obstetri dan neonatal emergensi dasar (sesuai dengan kemampuan pelayanan puskesmas/PONED).

Fungsi Unit sebagai berikut:

  1. Resusitasi dan stabilisasi bayi prematur dan/atau sakit, termasuk
  2. memberikan bantuan CPAP (Continuous Positive Airway Pressure) dalam jangka waktu < 24 jam, atau sebelum pindah ke fasilitas asuhan intensif neonatus. Pelayanan bayi yang lahir dengan usia kehamilan > 32 mgg danberat lahir > 1500 gr yang memiliki ketidakmampuan siologis seperti apnea, prematur , tidak mampu menerima asupan oral, menderita sakit yg tidak diantisipasi sebelumnya dan membutuhkan pelayanan sub spesialistik dlm waktu mendesak.
  3. Oksigen nasal dengan pemantau saturasi oksigen
  4. Infus intravena perifer dan nutrisi parenteral untuk jangka waktu terbatas
  5. Memberikan asuhan bayi dalam masa penyembuhan pasca perawatan intensif .

Level II B: Pelayanan obstetri dan neonatal emergensi komprehensif (sesuai dengan kemampuan standar PONEK).

Fungsi Unit sebagai berikut:

  1. Kemampuan unit perinatal level II A di tambah dengan tersedianya ventilasi mekanik selama jangka waktu singkat (<24 jam) dan CPAP (Continuous Positive Airway Pressure)
  2. Infus intravena, nutrisi parenteral total, dan juga jalur sentral menggunakan tali pusat dan jalur sentral melalui intravena per kutan

Kriteria Rawat Inap sebagai berikut:

  1. Bayi prematur > 32 mgg
  2. Bayi dari ibu dengan riwayat diabetes
  3. Bayi yg lahir dari kehamilan berisiko tinggi atau persalinan dengan komplikasi
  4. Gawat napas yg tidak memerlukan ventilasi bantuan» Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR) >1,5 kg
  5. Hiperbilirubinemia yang perlu terapi sinar
  6. Sepsis neonatorum
  7. Hipotermia

Lebih lanjut terkait PELATIHAN PONEK KLIK DISINI

Pelatihan Asuhan Neonatal
Pelatihan Asuhan Neonatal
Pelatihan Asuhan Neonatal
PELAYANAN PONEK
Biaya Pelatihan PONEK, Materi Pelatihan PONEK, Pelatihan PONEK, Pelatihan PONEK 2023, Pelatihan PONEK 2024

Pelatihan PONEK – Materi Pelatihan PONEK

Pelatihan PONEK (Pelayanan Obstetri Neonatal Emergensi Komprehensif) adalah pelatihan yang menyediakan layanan untuk menangani pasien ibu hamil yang akan melangsungkan persalinan dengan status gawat darurat.

Dalam upaya menurunkan angka kematian ibu dan bayi, WHO mencanangkan program Safe Motherhood yang mempunyai slogan Making Pregnancy Safer (MPS), di dalamnya terdapat 4 pilar penting salah satunya adalah Pelayanan Obstetrik Neonatal Esensial/Emergensi yang bertujuan untuk menjamin tersedianya pelayanan esensial pada kehamilan risiko tinggi dengan gawat-obstetrik, pelayanan emergensi untuk gawat-darurat-obstetrik dan juga komplikasi persalinan pada setiap ibu yang membutuhkannya.

Pemerintah Indonesia melalui Kementrian Kesehatan kemudian mengembangkan program tersebut dengan rangkaian paket pembelajaran dan pelatihan yaitu PONEK (Pelayanan Obstetri Neonatal Emergensi Komprehensif) dan PONED (Pelayanan Obstetri Neonatal Emergensi Dasar) yang bertujuan meningkatkan para profesional di bidang pelayanan kesehatan dalam memberikan pelayanan tinggi kepada ibu, bayi baru lahir, dan anak.

Untuk itu kami menyelenggarakan PELATIHAN PELAYANAN OBSTETRI NEONATAL EMERGENSI KOMPREHENSIF bagi petugas kesehatan di rumah sakit yang terlibat langsung dalam pelayanan PONEK. Selain selaras dengan tujuan pencapaian Milenium Development Goals (MDG’s), pelatihan ini juga dalam rangka memenuhi persyaratan Akreditasi Rumah Sakit 2012 (JCI) khususnya pada pemenuhan Sasaran MDG’s.

TUJUAN PELATIHAN PONEK

Tujuan Umum :
Pelatihan Ini Bermaksud Untuk Membantu Rumah Sakit Dalam Menyiapkan SDM Yang Kompeten Dalam Memberikan Pelayanan Emergensi Maternal Neonatal Secara Komprehensif Dan Juga Mendayagunakan Rumah Sakit Sebagai Pusat Rujukan Pelayanan Ibu Dan Anak.

Tujuan Khusus :
Secara Khusus Pelatihan Ini Bermaksud Untuk Memberikan Atau Meningkatkan Kompetensi Dokter, Bidan Dan Perawat Dalam Pelayanan Emergensi Maternal Neonatal

MATERI PELATIHAN PONEK

  1. Surveilens Kematian Ibu
  2. Distosia Bahu
  3. Maternal Collapse
  4. Preeklamsia dan Hipertensi Dalam Kehamilan
  5. Perdarahan Pasca Salin
  6. Persalinan Bokong
  7. Strategi Pendekatan Risiko dan Sistem Rujukan
  8. Manajemen Ponek
  9. Kebijakan Program Kesehatan dan Sistim Rujukan Pada Ibu dan Bayi Baru Lahir
  10. Pencegahan Infeksi pada Persalinan dan Bayi Baru Lahir
  11. Tata Laksana Kegawatdaruratan pada Kehamilan, Persalinan dan Nifas
  12. Kegawatan Bayi Baru Lahir/ Neonatus di Beberapa Tingkat Pelayanan Neonatus
  13. Neonatal Resuscitation
  14. Nutrisi Parental pada Neonatus

METODE PELATIHAN

  1. Ceramah
  2. Diskusi
  3. Simulasi
  4. Penyusunan Program

BIAYA & FASILITAS

Paket A Rp 6.000.000,- /peserta Menginap di Grage Business Hotel Malioboro Yogyakarta

(1 kamar/peserta) selama 3 hari 2 malam, konsumsi (makan pagi, makan siang, makan malam), Coffee break 2 kali sehari, sertifikat, Training kit, foto bersama dan sebuah tas eksklusif.

Paket B Rp 5.000.000,-/peserta

Tanpa Menginap di Hotel, Coffee break 2 kali sehari dengan makan siang di hotel selama 2 hari. Training kit, sertifikat, foto bersama dan sebuah tas eksklusif.

TEMPAT PENYELENGGARAAN: Grage Business Hotel Malioboro Yogyakarta Jln. Sosrowijayan No. 242 Yogyakarta

Lebih lanjut terkait INFORMASI PELATIHAN PONEK KLIK DISINI

Gambar Pelatihan PONEK 2024
Foto Bersama Pelatihan PONEK
Pelayanan Obstetri Neonatal Emergensi Konprehensif
Pelatihan PONEK, Pelayanan PONEK, PONEK Rumah Sakit, RS PONEK, Rumah Sakit Ponek

Rumah Sakit PONEK – Pelatihan PONEK Rumah Sakit

LINGKUP PELAYANAN RUMAH SAKIT PONEK 24 JAM

Upaya Pelayanan Rumah Sakit PONEK yaitu sebagai berikut :

  1. Stabilisasi di UGD dan juga persiapan untuk pengobatan definitif
  2. Penanganan kasus gawat darurat oleh tim PONEK RS di ruang tindakan
  3. Penanganan operatif cepat dan juga tepat meliputi laparotomi, dan sektio saesaria
  4. Perawatan intensif ibu dan juga bayi.
  5. Pelayanan Asuhan Ante Natal Risiko Tinggi
Ruang Lingkup PONEK

Ruang lingkup pelayanan kesehatan maternal dan neonatal pada PONEK terbagi atas 2 kelas, antara lain sebagai berikut :

A. PONEK RUMAH SAKIT KELAS C

  1. Pelayanan Kesehatan Maternal dan Neonatal Fisiologis, sebagai berikut :
    • Pelayanan Kehamilan
    • Pelayanan Persalinan
    • Pelayanan Nifas
    • Asuhan Bayi Baru Lahir (Level 1)
    • Immunisasi dan Stimulasi, Deteksi, Intervensi Dini Tumbuh Kembang (SDIDTK)
  2. Pelayanan kesehatan Maternal dan juga Neonatal dengan risiko tinggi, sebagai berikut :
    • Pertama, Masa antenatal
      • Perdarahan pada kehamilan muda
      • Nyeri perut dalam kehamilan muda dan juga lanjut
      • Gerak janin tidak dirasakan
      • Demam dalam kehamilan dan juga persalinan
      • Kehamilan ektopik (KE) dan juga Kehamilan Ektopik Terganggu (KET)
      • Kehamilan dengan Nyeri kepala, gangguan penglihatan, kejang dan/koma, dan juga tekanan darah tinggi
    • Kedua, Masa intranatal
      • Persalinan dengan parut uterus
      • Persalinan dengan distensi uterus
      • Gawat janin dalam persalinan
      • Pelayanan terhadap syok
      • Ketuban pecah dini
      • Persalinan lama
      • Induksi dan akselerasi persalinan
      • Aspirasi vakum manual
      • Ekstraksi Cunam
      • Seksio sesarea
      • Epiosotomi
      • Kraniotomi dan kraniosentesis
      • Malpresentasi dan malposisi
      • Distosia bahu
      • Prolapsus tali pusat
      • Plasenta manual
      • Perbaikan robekan serviks
      • Perbaikan robekan vagina dan perineum
      • Perbaikan robekan dinding uterus
      • Reposisi Inersio Uteri
      • Histerektomi
      • Sukar bernapas
      • Kompresi bimanual dan aorta
      • Dilatasi dan kuretase
      • Ligase arteri uterina
      • Bayi baru lahir dengan asfiksia
      • BBLR
      • Resusitasi bayi baru lahir
      • Anestesia umum dan lokal untuk seksio sesaria
      • Anestesia spinal, ketamin
      • Blok paraservikal
      • Blok pudendal
    • Ketiga, Masa post natal
      • Masa nifas
      • Demam pasca persalinan
      • Perdarahan pasca persalinan
      • Nyeri perut pasca persalinan
      • Keluarga Berencana
      • Asuhan bayi baru lahir sakit (level 2)
  3. Pelayanan Kesehatan Neonatal, sebagai berikut :
    • hiperbilirubinemi,
    • asfiksia,
    • trauma kelahiran,
    • hipoglikemi
    • kejang,
    • sepsis neonatal
    • gangguan keseimbangan cairan dan elektrolit,
    • gangguan pernapasan,
    • kelainan jantung (payah jantung, payah jantung bawaan, PDA),
    • gangguan pendarahan,
    • renjatan (shock),
    • aspirasi mekonium,
    • koma,
    • Inisiasi dini ASI (Breast Feeding),
    • Kangaroo Mother Care,
    • Resusitasi Neonatus,
    • Penyakit Membran Hyalin,
    • Pemberian minum pada bayi risiko tinggi
  4. Pelayanan Ginekologis, sebagai berikut :
    • Kehamilan ektopik
    • Perdarahan uterus disfungsi
    • Perdarahan menoragia
    • Kista ovarium akut
    • Radang Pelvik akut
    • Abses Pelvik
    • Infeksi Saluran Genitalia
    • HIV- AIDS
  5. Perawatan Khusus / High Care Unit dan juga Transfusi Darah

B. PONEK RUMAH SAKIT KELAS B

Rumah Sakit PONEK
  • Pelayanan Kesehatan Maternal dan Neonatal Fisiologis, sebagai berikut :
    • Pelayanan Kehamilan
    • Pelayanan Persalinan normal dan juga Persalinan dengan tindakan operatif
    • Pelayanan Nifas
    • Asuhan Bayi Baru Lahir (Level 2)
    • Immunisasi dan Stimulasi, Deteksi, Intervensi Dini Tumbuh Kembang (SDIDTK)
    • Intensive Care Unit (ICU)
    • NICU
    • Endoskopi
  • Pelayanan kesehatan Maternal dan Neonatal dengan risiko tinggi, sebagai berikut :
    • Semua pelayanan yang ada di PONEK Rumah Sakit Kelas C, ditambah dengan
    • Pemberian cairan Parenteral
    • Kelainan bawaan
  • Pelayanan Kesehatan Neonatal
  • Pelayanan Ginekologis
  • Dan juga Perawatan Intensif Neonatal

Lebih lanjut terkait informasi PELATIHAN PONEK KLIK DISINI

IGD PONEK
Pelayanan dalam Ruang PONEK
Pelatihan PONEK, Pelayanan PONEK, Program PONEK, Rumah Sakit Ponek, Standar Pelayanan PONEK

Rumah Sakit PONEK – Pelatihan PONEK – Pelayanan PONEK

Dalam menghadapi persaingan dalam pelayanan kesehatan yang semakin ketat, setiap rumah sakit di tuntut untuk memenuhi tuntutan masyarakat terhadap pelayanan yang di berikan. Untuk memenuhi tuntutan terhadap pelayanan yang bersifat modern, rumahsakit sebagai penyedia pelayanan kesehatan harus selalu berupaya untukmeningkatkan mutu pelayanannya.

Mutu atau kualitas yang dapat diberikan kepada pasien sangat erat kaitannya dengan kondisi dan nilai-nilai yang dianut oleh rumah sakit sebagai penyedia jasa pelayanan maupun pasien sebagai penerima jasa pelayanan. Oleh karena itu upaya peningkatan mutu perlu di lakukan secara berkesinambungan yaitu antara rumah sakit dan pasien.

Upaya peningkatan mutu pelayanan juga perlu di lakukan secara teratur agar dapat secara konsisten menjaga dan meningkatkan mutu pelayanan yang dapat di berikan oleh rumah sakit kepada pasiennya. Dalam kegiatan peningkatan mutu Pelayanan Obstetri Nenatal Emergensi Komprehensif (PONEK) perlu suatu program yang terencana dan berkesinambungan. Program tersebut sebagai pedoman bagi pelayanan dalam mengevaluasi dan membuat rencana tindak lanjut sehingga tercapai peningkatan mutu pelayanan yang diharapkan. Yaitu dengan indicator penurunan Angka Kematian Ibu dan Angka Kematian Bayi.

Kriteria Rumah Sakit Ponek 24 Jam

Kriteria Umum Rumah Sakit Ponek sebagai berikut:

  • Ada dokter jaga yang terlatih di UGD untuk mengatasi kasus emergensi baik secara umum maupun emergency obstetrik – neonatal.
  • Dokter, bidan dan perawat telah mengikuti pelatihan tim PONEK di rumah sakit meliputi resusitasi neonatus, kegawat-daruratan obstetrik dan neonatus.
  • Mempunyai Standar Operating Prosedur penerimaan dan penanganan pasien kegawat-daruratan obstetrik dan neonatal.
  • Kebijakan tidak ada uang muka bagi pasien kegawat-daruratan obstetrik dan neonatal.
  • Mempunyai prosedur pendelegasian wewenang tertentu.
  • Mempunyai standar respon time di UGD selama 10 menit, di kamar bersalin kurang dari 30 menit, pelayanan darah kurang dari 1 jam.
  • Tersedia kamar operasi yang siap (siaga 24 jam) untuk melakukan operasi, bila ada kasus emergensi obstetrik atau umum.
  • Tersedia kamar bersalin yang mampu menyiapkan operasi dalam waktu kurang dari 30 menit.
  • Memiliki kru/awak yang siap melakukan operasi atau melaksanakan tugas sewaktu-waktu,meskipun on call.
  • Adanya dukungan semua pihak dalam tim pelayanan PONEK, antara lain dokter kebidanan, dokter anak, dokter / petugas anestesi, dokter penyakit dalam, dokter spesialis lain serta dokter umum, bidan dan perawat.
  • Tersedia pelayanan darah yang siap 24 jam.
  • Tersedia pelayanan penunjang lain yang berperan dalam PONEK. Seperti Laboratorium dan Radiologi selama 24 jam, recovery room 24 jam, obat dan alat penunjang yang selalu siap tersedia.

Untuk Informasi PELATIHAN PONEK KLIK DISINI

Pelayanan PONEK Adalah
Pelayanan Obstetri Neonatal Emergensi Komprehensif
Pelatihan Asuhan Neonatal
Pelayanan Obstetri Neonatal Emergensi Komprehensif
Pelatihan PONEK, Pelayanan Obstetri Neonatal Emergensi Komprehensif, Pelayanan PONEK, PONEK, Rumah Sakit Ponek

Pelayanan Obstetri Neonatal Emergensi Komprehensif (PONEK)

Angka kematian ibu dan neonatus di Indonesia masih menduduki peringkat yang cukup tinggi di Asia Tenggara, bahkan penurunannya terhitung relatif lambat. Kematian ibu sebagian besar di sebabkan oleh perdarahan, infeksi, dan juga eklamsia. Maka proses persalinan hingga perawatan bayi harus di lakukan dengan sistem yang terpadu di tingkat nasional maupun regional. Pelayanan obstetri dan neonatal di tingkat regional merupakan pelayanan terpadu yang disediakan dalam bentuk Pelayanan Obstetri Neonatal Emergensi Komprehensif (PONEK) di rumah sakit, dan Pelayanan Obstetri Neonatal Emergensi Dasar (PONED) di puskesmas. Dalam perannya menurunkan AKI, ketersediaan tenaga kerja yang kompeten dan handal merupakan kunci keberhasilan PONEK dan PONED. Di Indonesia sudah disusun buku pedoman manajemen penyelenggaraan PONEK maupun PONED selama 24 jam di rumah sakit dan juga puskesmas tertentu.

Rumah sakit PONEK merupakan rumah sakit rujukan yang memberikan pelayanan 24 jam untuk kegawatdaruratan ibu dan bayi. Keberadaan PONEK dan PONED sangat membantu menurunkan AKI jika disertai petugas kesehatan serta sarana dan rasarana yang memadai. Dalam pelaksanaannya PONED dan PONEK harus bekerjasama untuk saling mendukung pelayanan ibu dan bayi sebaik mungkin.

Pelayanan Obstetri Neonatal Emergensi Komprehensif (PONEK)

Rumah sakit dalam PONEK harus mampu menangani kasus rujukan yang tidak mampu di lakukan petugas kesehatan di tingkat layanan primer (dokter, bidan, perawat). Pelayanan ini di sediakan selama 24 jam. Pelayanan PONEK meliputi stabilisasi di UGD dan persiapan obat definitif, penanganan kasus gawat darurat oleh tim PONEK RS di ruang tindakan, penanganan operatif tepat dan cepat (laparotomi dan seksio serkaria), perawatan intensif ibu dan bayi, serta pelayanan asuhan antenatal risiko tinggi.

Ruang lingkup pelayanan rumah sakit PONEK dibagi dalam 2 kelas:

  1. Kelas C
    • Pelayanan fisiologis (pelayanan kehamilan, persalinan, nifas, asuhan bayi baru lahir, imunisasi dan SDIDTK)
    • Pelayanan dengan risiko tinggi (antenatal, intranatal, postnatal)
    • Pelayanan kesehatan neonatal
    • Pelayanan ginekologis
    • Perawatan khusus/ high care unit dan transfusi darah
  2. Kelas B
    • Pada pelayanan kelas B ini juga menyediakan 5 pelayanan seperti di kelas C, hanya saja dengan sarana yang lebih memadai, seperti adanya layanan ICU dan NIC, asuhan bayi dengan level 2, dan terdapat perawatan intensif untuk neonatus.

Rumah sakit PONEK diwajibkan memiliki sarana pemeriksaan penunjang sebagai berikut:

  • Pelayanan darah, Meliputi penyediaan darah, pemeriksaan darah, dan bekerjasama dengan unit penyedia darah lainnya.
  • Perawatan intensif, Dalam unit ini dilakukan pemantauan cairan, pengawasan gawat napas/ ventilator, dan perawatan sepsis
  • Pencitraan, Termasuk di dalamnya radiologi dan USG ibu dan bayi
  • Laboratorium, Minimal mampu melakukan pemeriksaan darah dan urin rutin, kultur darah dan urin, dan pemeriksaan kimia lainnya.

KRITERIA UMUM RUMAH SAKIT PONEK

Tidak semua rumah sakit dapat di jadikan rujukan/ sebagai PONEK, rumah sakit tersebut harus memenuhi kriteria umum sebagai berikut:

  • Memiliki dokter jaga terlatih di UGD untuk menangani kasus emergensi umum maupun obstetri dan neonatal
  • Tenaga kesehatan (dokter, bidan, perawat) telah mengikuti pelatihan tim PONEK di rumah sakit (meliputi resusitasi neonatus, kegawatdaruratan obstetri dan neonatus)
  • Memiliki SOP penerimaan dan penanganan pasien kegawatdaruratan obstetri dan neonatus
  • Memiliki kebijakan yang tidak memberlakukan uang muka untuk pasien gawatdarurat obstetrik dan neonatus
  • Memiliki prosedur pendelegasian wewenang tertentu
  • Memiliki standard response time di UGD 10 menit, kamar bersalin <30 menit, dan pelayanan darah <1 jam
  • Tersedia kamar operasi 24 jam
  • Tersedia kamar bersalin yang mampu menyiapkan operasi <30 menit
  • Memiliki tim yang siap sedia jika ada kasus darurat
  • Dukungan dari semua pihak tim PONEK (dokter obsgyn, dokter anak, dokter anestesi, dokter penyakit dalam, dokter spesialis lain, dokter umum, perawat, dan bidan)
  • Pelayanan darah tersedia selama 24 jam
  • Pelayanan penunjang dan obat tersedia selama 24 jam
  • Perlengkapan harus bersih, dan tersedia dalam jumlah yang cukup. Perlengkapan yang membutuhkan listrik juga harus selalu tersedia

Pada rumah sakit PONEK di butuhkan tim standar yang terdiri dari 1 dokter obsgyn, 1 dokter anak, 1 dokter UGD, 3 orang bidan, 2 orang perawat, dan 1 dokter/ perawat anestesi. Lebih idealnya di tambah dengan petugas laboratorium dan administrasi, serta perawat yang bekerja dengan sistem shift. Secara umum ruangan yang harus di miliki dalam rumah sakit PONEK adalah ruang maternal, ruang neonatus, ruang operasi, dan juga ruangan penunjang

Lebih lanjut terkait informasi PELATIHAN PONEK KLIK DISINI

Pelayanan Obstetri Neonatal Emergensi Konprehensif

Foto Bersama Pelatihan PONEK Adalah
Pelatihan PONEK, Pelatihan PONEK 2022, Pelatihan PONEK 2023, Pelatihan PONEK 2024, Pelatihan PONEK Adalah

Pelatihan PONEK Adalah – Pelatihan PONEK 2024

PELATIHAN PONEK (PELAYANAN OBSTETRI NEONATAL EMERGENSI KOMPREHENSIF)

Dalam upaya menurunkan angka kematian ibu dan bayi, WHO mencanangkan program Safe Motherhood yang mempunyai slogan Making Pregnancy Safer (MPS). Di dalam program tersebut terdapat 4 pilar penting salah satunya adalah Pelayanan Obstetrik Neonatal Esensial/Emergensi. Tujuannya yaitu untuk menjamin tersedianya pelayanan esensial pada kehamilan risiko tinggi dengan gawat-obstetrik. Selain itu juga untuk pelayanan emergensi untuk gawat-darurat-obstetrik dan komplikasi persalinan pada setiap ibu yang membutuhkannya.

Pemerintah Indonesia melalui Kementrian Kesehatan kemudian mengembangkan program tersebut dengan rangkaian paket pembelajaran dan pelatihan. Yaitu PONEK (Pelayanan Obstetri Neonatal Emergensi Komprehensif) dan PONED (Pelayanan Obstetri Neonatal Emergensi Dasar). Tujuannya untuk meningkatkan para profesional di bidang pelayanan kesehatan dalam memberikan pelayanan tinggi kepada ibu, bayi baru lahir, dan anak. Pelayanan PONEK bekerja secara khusus untuk menurunkan AKI dan AKB sesuai tujuan program nasional dalam Standar Akreditasi Rumah Sakit Nasional (SNARS).

Secara lebih luas, kerja pelayanan PONEK harus mengupayakan kesehatan reproduksi ibu yang baik dan tumbuh kembang anak yang optimal sesuai dengan potensi genetiknya. Pelayanan PONEK di rumah sakit dimulai dari lini depan/ruang gawat darurat dan meluas ke ruang operasi/ruang tindakan hingga ruang perawatan. Melalui pelatihan PONEK, kami berharap rumah sakit di Indonesia akan memiliki tenaga kesehatan yang lebih berkualitas. Sehingga dapat menjadi rumah sakit yang memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas juga. Khususnya untuk kesehatan ibu, bayi baru lahir, dan anak, serta dapat mencapai tujuan program WHO untuk menurunkan angka kematian ibu dan anak.

Tujuan Pelatihan PONEK

Skill yang akan didapatkan setelah mengikuti Pelatihan PONEK (Pelayanan Obstetri Neonatal Emergency Komprehensif) adalah:

  • Memahami tentang pendarahan
  • Mempelajari tentang pemakaian partograf
  • Memahami tentang kontrasepsi
  • Penilaian masa gestasi, asupan enternal, dan parenteral, resusitasi dewasa, dan gawat janin.

Lebih lanjut terkait informasi PELATIHAN PONEK KLIK DISINI

Foto Praktek Pelatihan PONEK
Foto Praktek Pelatihan PONEK
Foto Praktek Pelatihan PONEK
Foto Praktek Pelatihan PONEK