ponek rumah sakit
Pelatihan PONEK, Pelatihan PONEK 2025, Pelatihan PONEK 2026, Pelatihan Tim PONEK, PONEK Rumah Sakit, Training PONEK 2026, Workshop PONEK 2026

Jadwal Pelatihan PONEK Rumah Sakit 2026

PELATIHAN PELAYANAN PONEK

Pelatihan PONEK rumah sakit (Pelayanan Obstetri Neonatal Emergensi Komprehensif) adalah pelatihan yang menyediakan layanan untuk menangani pasien ibu hamil yang akan melangsungkan persalinan dengan status gawat darurat.

Dalam upaya menurunkan angka kematian ibu dan bayi, WHO mencanangkan program Safe Motherhood yang mempunyai slogan Making Pregnancy Safer (MPS), di dalamnya terdapat 4 pilar penting salah satunya adalah Pelayanan Obstetrik Neonatal Esensial/Emergensi yang bertujuan untuk menjamin tersedianya pelayanan esensial pada kehamilan risiko tinggi dengan gawat-obstetrik, pelayanan emergensi untuk gawat-darurat-obstetrik dan juga komplikasi persalinan pada setiap ibu yang membutuhkannya.

Pemerintah Indonesia melalui Kementrian Kesehatan kemudian mengembangkan program tersebut dengan rangkaian paket pembelajaran dan pelatihan yaitu PONEK (Pelayanan Obstetri Neonatal Emergensi Komprehensif) dan PONED (Pelayanan Obstetri Neonatal Emergensi Dasar) yang bertujuan meningkatkan para profesional di bidang pelayanan kesehatan dalam memberikan pelayanan tinggi kepada ibu, bayi baru lahir, dan anak.

Untuk itu kami menyelenggarakan PELATIHAN PELAYANAN OBSTETRI NEONATAL EMERGENSI KOMPREHENSIF bagi petugas kesehatan di rumah sakit yang terlibat langsung dalam pelayanan PONEK. Selain selaras dengan tujuan pencapaian Milenium Development Goals (MDG’s), pelatihan ini juga dalam rangka memenuhi persyaratan Akreditasi Rumah Sakit 2012 (JCI) khususnya pada pemenuhan Sasaran MDG’s.

TUJUAN

Tujuan Umum :
Pelatihan Ini Bermaksud Untuk Membantu Rumah Sakit Dalam Menyiapkan SDM Yang Kompeten Dalam Memberikan Pelayanan Emergensi Maternal Neonatal Secara Komprehensif Dan Juga Mendayagunakan Rumah Sakit Sebagai Pusat Rujukan Pelayanan Ibu Dan Anak.

Tujuan Khusus :
Secara Khusus Pelatihan Ini Bermaksud Untuk Memberikan Atau Meningkatkan Kompetensi Dokter, Bidan Dan Perawat Dalam Pelayanan Emergensi Maternal Neonatal

MATERI PELATIHAN PONEK

Materi Pelatihan PONEK sebagai berikut:

  1. Surveilens Kematian Ibu
  2. Distosia Bahu
  3. Maternal Collapse
  4. Preeklamsia dan Hipertensi Dalam Kehamilan
  5. Perdarahan Pasca Salin
  6. Persalinan Bokong
  7. Skrining Kehamilan Risiko Tinggi
  8. Manajemen Ponek
  9. Kebijakan Program Kesehatan dan Sistim Rujukan Pada Ibu dan Bayi Baru Lahir
  10. Pencegahan Infeksi pada Persalinan dan Bayi Baru Lahir
  11. Tata Laksana Kegawatdaruratan pada Kehamilan, Persalinan dan Nifas
  12. Kegawatan Bayi Baru Lahir/ Neonatus di Beberapa Tingkat Pelayanan Neonatus
  13. Neonatal Resuscitation
  14. Nutrisi Parental pada Neonatus

METODE PELATIHAN

  1. Ceramah
  2. Diskusi
  3. Simulasi
  4. Penyusunan Program

BIAYA & FASILITAS

Paket A Rp 5.750.000,- /peserta Menginap di Grand Puri Saron Hotel Malioboro Yogyakarta

(1 kamar/peserta) selama 3 hari 2 malam, konsumsi (makan pagi, makan siang, makan malam), Coffee break 2 kali sehari, sertifikat, Training kit, foto bersama dan sebuah tas eksklusif.

Paket B Rp 4.750.000,-/peserta

Tanpa Menginap di Hotel, Coffee break 2 kali sehari dengan makan siang di hotel selama 2 hari. Training kit, sertifikat, foto bersama dan juga sebuah tas eksklusif.

TEMPAT PENYELENGGARAAN: Grand Puri Saron Hotel Malioboro Yogyakarta Jln. Sosrowijayan No. 70 Yogyakarta

JADWAL TAHUN 2026

JANUARIFEBRUARIMARET
08 – 1005 – 0705 – 07
29 – 3126 – 2826 – 28
APRILMEIJUNI
09 – 1107 – 0911 – 13
23 – 2528 – 3025 – 27
JULIAGUSTUSSEPTEMBER
09 – 1106 – 0803 – 05
23 – 2527 – 2924 – 26
OKTOBERNOVEMBERDESEMBER
08 – 1005 – 0703 – 05
29 – 3126 – 2817 – 19
pelatihan ponek rumah sakit
Pelayanan PONEK

pelayanan ponek
Pelatihan PONEK, Pelatihan PONEK 2025, Pelatihan PONEK 2026, Pelatihan Ponek Apa Saja, Pelatihan Tim PONEK, Workshop PONEK 2025

Pelatihan Pelayanan Obstetri Neonatal Emergensi Komprehensif

Pelatihan PONEK (Pelayanan Obstetri Neonatal Emergensi Komprehensif) adalah pelatihan yang menyediakan layanan untuk menangani pasien ibu hamil yang akan melangsungkan persalinan dengan status gawat darurat.

Angka Kematian Ibu dan Bayi (AKI dan AKB)

Dalam upaya menurunkan angka kematian ibu dan bayi, WHO mencanangkan program Safe Motherhood yang mempunyai slogan Making Pregnancy Safer (MPS), di dalamnya terdapat 4 pilar penting salah satunya adalah Pelayanan Obstetrik Neonatal Esensial/Emergensi yang bertujuan untuk menjamin tersedianya pelayanan esensial pada kehamilan risiko tinggi dengan gawat-obstetrik, pelayanan emergensi untuk gawat-darurat-obstetrik dan juga komplikasi persalinan pada setiap ibu yang membutuhkannya.

Pemerintah Indonesia melalui Kementrian Kesehatan kemudian mengembangkan program tersebut dengan rangkaian paket pembelajaran dan pelatihan yaitu PONEK (Pelayanan Obstetri Neonatal Emergensi Komprehensif) dan PONED (Pelayanan Obstetri Neonatal Emergensi Dasar) yang bertujuan meningkatkan para profesional di bidang pelayanan kesehatan dalam memberikan pelayanan tinggi kepada ibu, bayi baru lahir, dan anak.

Untuk itu kami menyelenggarakan PELATIHAN PELAYANAN OBSTETRI NEONATAL EMERGENSI KOMPREHENSIF bagi petugas kesehatan di rumah sakit yang terlibat langsung dalam pelayanan PONEK. Selain selaras dengan tujuan pencapaian Milenium Development Goals (MDG’s), pelatihan ini juga dalam rangka memenuhi persyaratan Akreditasi Rumah Sakit 2012 (JCI) khususnya pada pemenuhan Sasaran MDG’s.

TUJUAN PELATIHAN PONEK

Tujuan Umum :
Pelatihan Ini Bermaksud Untuk Membantu Rumah Sakit Dalam Menyiapkan SDM Yang Kompeten Dalam Memberikan Pelayanan Emergensi Maternal Neonatal Secara Komprehensif Dan Juga Mendayagunakan Rumah Sakit Sebagai Pusat Rujukan Pelayanan Ibu Dan Anak.

Tujuan Khusus :
Secara Khusus Pelatihan Ini Bermaksud Untuk Memberikan Atau Meningkatkan Kompetensi Dokter, Bidan Dan Perawat Dalam Pelayanan Emergensi Maternal Neonatal

MATERI PELATIHAN PONEK

  1. Surveilens Kematian Ibu
  2. Distosia Bahu
  3. Maternal Collapse
  4. Preeklamsia dan Hipertensi Dalam Kehamilan
  5. Perdarahan Pasca Salin
  6. Persalinan Bokong
  7. Skrining Kehamilan Risiko Tinggi
  8. Manajemen Ponek
  9. Kebijakan Program Kesehatan dan Sistim Rujukan Pada Ibu dan Bayi Baru Lahir
  10. Pencegahan Infeksi pada Persalinan dan Bayi Baru Lahir
  11. Tata Laksana Kegawatdaruratan pada Kehamilan, Persalinan dan Nifas
  12. Kegawatan Bayi Baru Lahir/ Neonatus di Beberapa Tingkat Pelayanan Neonatus
  13. Neonatal Resuscitation
  14. Nutrisi Parental pada Neonatus

METODE PELATIHAN

  1. Ceramah
  2. Diskusi
  3. Simulasi
  4. Penyusunan Program

BIAYA & FASILITAS

Paket A Rp 5.750.000,- /peserta Menginap di Grand Puri Saron Hotel Malioboro Yogyakarta

(1 kamar/peserta) selama 3 hari 2 malam, konsumsi (makan pagi, makan siang, makan malam), Coffee break 2 kali sehari, sertifikat, Training kit, foto bersama dan sebuah tas eksklusif.

Paket B Rp 4.750.000,-/peserta

Tanpa Menginap di Hotel, Coffee break 2 kali sehari dengan makan siang di hotel selama 2 hari. Training kit, sertifikat, foto bersama dan juga sebuah tas eksklusif.

TEMPAT PENYELENGGARAAN: Grand Puri Saron Hotel Malioboro Yogyakarta Jln. Sosrowijayan No. 70 Yogyakarta

JADWAL TAHUN 2026

JANUARIFEBRUARIMARET
08 – 1005 – 0705 – 07
29 – 3126 – 2826 – 28
APRILMEIJUNI
09 – 1107 – 0911 – 13
23 – 2528 – 3025 – 27
JULIAGUSTUSSEPTEMBER
09 – 1106 – 0803 – 05
23 – 2527 – 2924 – 26
OKTOBERNOVEMBERDESEMBER
08 – 1005 – 0703 – 05
29 – 3126 – 2817 – 19

Lebih lanjut terkait INFORMASI PELATIHAN PONEK KLIK DISINI

Foto Bersama Pelatihan PONEK untuk mengurangi angka kematian Ibu dan Bayi

Pelayanan Obstetri Neonatal Emergensi Konprehensif

Gambar Pelatihan PONEK 2024
Pelatihan Tim PONEK, Struktur Tim PONEK, Tim PONEK, Tim Ponek Rumah Sakit, Tim PONEK Terdiri Dari

Pelatihan Tim PONEK – Tim PONEK Rumah Sakit

PELATIHAN TIM PONEK

Ponek adalah pelayanan obstetri neonatal esensial / emergensi komperhensif. Dalam hal ini tujuan utamanya agar mampu menyelamatkan ibu dan anak baru lahir melelui program rujukan berencana dalam satu wilayah kabupaten kotamadya atau profinsi.

LINGKUP PELAYANAN RUMAH SAKIT PONEK 24 JAM

Upaya Pelayanan PONEK terdiri dari sebagai berikut:

  • Stabilisasi di UGD dan juga persiapan untuk pengobatan definitif
  • Penanganan kasus gawat darurat oleh tim PONEK RS di ruang tindakan
  • Penanganan operatif cepat dan tepat meliputi laparotomi, dan sectio caesaria
  • Perawatan intensif ibu dan juga bayi.
  • Pelayanan Asuhan Ante Natal Risiko Tinggi

KRITERIA SDM

Memiliki Tim PONEK esensial yang terdiri dari sebagai berikut:

  • 2 dokter Spesialis Kebidanan Kandungan*
  • 2 dokter Spesialis Anak*
  • 2 dokter di Unit Gawat Darurat
  • 3 orang bidan (1 koordinator dan 2 penyelia)
  • 2 orang perawat.

Keterangan tanda * : dalam kondisi khusus tenaga dokter spesialis tersebut tidak ada di wilayah rujukan, maka masing-masing tenaga dokter spesialis dapat digantikan oleh dokter umum yang memiliki kompetensi yang diperlukan terkait obstetri dan neonatal emergensi, diberikan wewenang khusus oleh direktur RS.

Tim PONEK ideal ditambah sebagai berikut :

  • 1 Dokter spesialis anesthesi
  • 1 Perawat anesthesi
  • 6 Bidan pelaksana
  • 10 Perawat (tiap shift 2-3 perawat jaga)
  • 1 Petugas laboratorium (setingkat analis)
  • 1 Petugas Radiologi
  • 1 Pekarya kesehatan
  • 1 Petugas administrasi
  • 1 Konselor laktasi
  • 1 Tenaga Elektromedik

Selain itu dibutuhkan juga Staff sebagai berikut:

  1. Dokter spesialis anak
  2. Dokter spesialis obstetri dan juga ginekologi
  3. Dokter spesialis anestesi
  4. Dokter dan juga perawat harus terlatih dalam asuhan neonatal (ASI, resusitasi neonatus, kegawatdaruratan neonatus). Dalam hal ini Tim UGD sebaiknya sebagai pemeriksa awal dan cepat untuk menemukan kegawatdaruratan dan melakukan tindakan stabilisasi untuk penyelamatan jiwa, sedangkantindakan de nitif sebaiknya dilakukan di kamar bersalin.
  5. Rasio perawat : pasien = 1 : 2-4 dalam setiap tugas jaga
  6. Konselor laktasi

Lebih lanjut terkait PELATIHAN TIM PONEK KLIK DISINI

Gambar Pelatihan Tim PONEK
Gambar Pelatihan Tim PONEK
Gambar Pelatihan Tim PONEK
Gambar Pelatihan Tim PONEK
Pelatihan Tim PONEK, Struktur Tim PONEK, Tim PONEK, Tim PONEK Adalah, Tim PONEK Terdiri Dari

Pelatihan Tim PONEK Rumah Sakit

Pelatihan Tim Ponek

Tim PONEK adalah kumpulan dari beberapa orang yang di tunjuk dan juga di latih yang kemudian mempunyai tugas dalam pelaksanaan program Pelayanan Obstetri Neonatal Emergency Komprehensif (PONEK) di rumah sakit.

Ponek adalah pelayanan obstetri neonatal esensial / emergensi komperhensif. Dalam hal ini tujuan utamanya agar mampu menyelamatkan ibu dan anak baru lahir melelui program rujukan berencana dalam satu wilayah kabupaten kotamadya atau profinsi.

Upaya Pelayanan PONEK terdiri dari sebagai berikut:

  • Stabilisasi di UGD dan juga persiapan untuk pengobatan definitif
  • Penanganan kasus gawat darurat oleh tim PONEK RS di ruang tindakan
  • Penanganan operatif cepat dan tepat meliputi laparotomi, dan sectio caesaria
  • Perawatan intensif ibu dan juga bayi.
  • Pelayanan Asuhan Ante Natal Risiko Tinggi

Baca juga : Pelayanan PONEK – Pelatihan PONEK – Pelatihan PONEK 2024 – Pelatihan PONEK 2023 – Pelatihan Tim PONEK

KRITERIA SDM

Memiliki Tim PONEK esensial yang terdiri dari sebagai berikut:

  • 2 dokter Spesialis Kebidanan Kandungan*
  • 2 dokter Spesialis Anak*
  • 2 dokter di Unit Gawat Darurat
  • 3 orang bidan (1 koordinator dan 2 penyelia)
  • 2 orang perawat.

Keterangan tanda * : dalam kondisi khusus tenaga dokter spesialis tersebut tidak ada di wilayah rujukan, maka masing-masing tenaga dokter spesialis dapat digantikan oleh dokter umum yang memiliki kompetensi yang diperlukan terkait obstetri dan neonatal emergensi, diberikan wewenang khusus oleh direktur RS.

Tim PONEK ideal ditambah sebagai berikut :

  • 1 Dokter spesialis anesthesi
  • 1 Perawat anesthesi
  • 6 Bidan pelaksana
  • 10 Perawat (tiap shift 2-3 perawat jaga)
  • 1 Petugas laboratorium (setingkat analis)
  • 1 Petugas Radiologi
  • 1 Pekarya kesehatan
  • 1 Petugas administrasi
  • 1 Konselor laktasi
  • 1 Tenaga Elektromedik

Selain itu dibutuhkan juga Staff sebagai berikut:

  • Dokter spesialis anak
  • Dokter spesialis obstetri dan juga ginekologi
  • Dokter spesialis anestesi
  • Dokter dan juga perawat harus terlatih dalam asuhan neonatal (ASI, resusitasi neonatus, kegawatdaruratan neonatus). Dalam hal ini Tim UGD sebaiknya sebagai pemeriksa awal dan cepat untuk menemukan kegawatdaruratan dan melakukan tindakan stabilisasi untuk penyelamatan jiwa, sedangkantindakan de nitif sebaiknya dilakukan di kamar bersalin.
  • Rasio perawat : pasien = 1 : 2-4 dalam setiap tugas jaga
  • Konselor laktasi

Lebih lanjut terkait PELATIHAN TIM PONEK KLIK DISINI

Pelatihan Tim PONEK
Pelatihan PONEK, Pelatihan PONEK 2023, Pelatihan PONEK 2024, Pelatihan Tim PONEK, Pelayanan PONEK

Pelayanan PONEK – Pelatihan PONEK – Pelatihan PONEK 2024

Sebagaimana kita ketahui, salah satu ukuran untuk menggambarkan pencapaian hasil pembangunan dengan indikator IPN (Indeks Pembangunan Manusia). Beberapa indikator IPM adalah kesehatan, pendidikan dan ekonomi. Sedangkan, umur harapan hidup merupakan salah satu indikator kesehatan. Angka kematian Ibu dan Angka kematian Bayi, menjadi indikator keberhasilan sektor pembangunan kesehatan. AKI mengacu kepada jumlah kematian ibu terkait dengan masa kehamilan, persalinan dan nifas.

Ada berbagai program yang dapat dilakukan untuk menekan angka kematian bayi. Untuk menurunkan angka kematian bayi (jumlah bayi yang meninggal umur < 1 tahun/1000 kelahiran hidup); Angka kematian Balita (AKABA), kematian sampai dengan umur < 5 tahun. Terdapat banyak masalah Kesehatan ibu dan Anak, khususnya pada negara berkembang, seperti bernagai data yang menunjukkan bahwa:

  1. Sebagian besar kematian terjadi di rumah, terjadai selama proses persalinan dan periode neonatal dan terjadi tanpa pertolongan dari tenaga kesehatan.
  2. Juga adanya keterlambatan akses pada pelayanan yang berkualitas sebagai faktor kritis. Sebagian besar keluarga tidak mengetahui tanda bahaya bagi ibu dan bayi
  3. Masalah keterbatasan transportasi dan sumberdaya sebagai faktor yang berhubungan dengan keterlambatan akses pelayanan kesehatan
  4. Sebagian besar komplikasi kehamilan mempengaruhi risiko pada ibu dan bayi
  5. Kematian ibu berhubungan langsung dengan kematian bayi
  6. Kematian ibu, janin dan neonatal sebagian besar tidak ada dokumentasinya
  7. Status sosial dan budaya berhubungan dengan kematian ibu dan anak

Sedangkan berdasarkan data WHO (2001) berbagai masalah Kesehatan Ibu  data kematian ibu yang masih tinggi, dengan masalah tertinggi adanya komplikasi saat hamil, melahirkan, dan aborsi. Sebagian besar masalah lainnya pada wanita berupa infeksi menular seksual (PMS) dan terjadinya  anemia pada usia reproduksi. Sementara berbagai masalah pada bayi, diantaranya masih tingginya angka kematian neonatal dan kesakitan dan kecacatan, serta adanya bayi lahir dengan berat rendah.

Pelayanan Obstetri Neonatal Emergensi Dasar (PONED) dan Pelayanan Obstetri Neonatal Emergensi Komprehensif (PONEK)

Diantara kebijakan Kementerian Kesehatan dalam rangka menurunkan angka kematian ibu dan bayi, diantaranya dengan mengembangkan Pelayanan Obstetri Neonatal Emergensi Dasar dan Pelayanan Obstetri Neonatal Emergensi Komprehensif, sertga Pengembangan Rumah Sakit Sayang ibu dan Sayang bayi.

Pelayanan Obstetri Neonatal Emergensi Komprehensif

Rumah sakit melakukan Pelayanan Obstetri Neonatal Emergensi Komprehensif dengan kemampuan untuk memberikan pelayanan 24 jam. Kesiapan sarana rumah sakit meliputi ruang kebidanan dengan fasilitas gawat darurat untuk memberikan pelayanan terhadap kasus kegawatdaruratan obstetri dan neonatal, neonatal risiko tinggi, pelayanan transfusi darah, tindakan operasi seksio sesaria. Dalam hal rujukan, rumah sakit PONEK menerima rujukan dari puskesmas PONED apabila terdapat kasus kegawatdaruratan obstetri dan neonatal yang memerlukan penanganan seksio sesarea dan pemberian transfusi darah.

Lebih lanjut terkait informasi PELATIHAN PELAYANAN PONEK KLIK DISINI

Pelayanan PONEK
Pelayanan PONEK
Pelayanan PONEK
Pelayanan PONEK