PONEK, PONEK Rumah Sakit, Standar Operasional Prosedur PONEK, Standar PONEK Rumah Sakit, Standar Ruang PONEK

PONEK Rumah Sakit – Standar PONEK Rumah Sakit

Kriteria khusus rumah sakit PONEK

Rumah Sakit PONEK 24 jam adalah Rumah Sakit yang menyelenggarakan pelayanan kedaruratan maternal dan neonatal secara komprehensif dan terintegrasi 24 jam dalam sehari, 7 hari dalam seminggu dan sangat berperan dalam menurunkan Angka Kematian Ibu (AKI) juga Angka Kematian Bayi (AKB). Pelayanan maternal neonatal merupakan pelayanan bagi ibu dan bayi baru lahir secara terpadu dalam bentuk Pelayanan Obstetri Neonatal Emergency Komprehensif. Hal ini harus dapat terukur melalui Penilaian Kinerja Manajemen dan Penilaian Kinerja Klinis (Pedoman Penyelenggaraan Pelayanan Obstetri Neonatal Emergency Komprehensif 24 jam di Rumah Sakit).

PONEK adalah program pelayanan dimana setiap unsur tim di dalamnya menjalankan fungsi yang berbeda. Sangat membutuhkan keterpaduan, kecepatan dan juga ketepatan informasi yang bertujuan untuk meningkatkan mutu, cakupan dan efektivitas layanan kepada masyarakat.

Tujuan keberadaan sistem informasi adalah untuk mendukung proses pelaksanaan kegiatan pelayanan di rumah sakit.

Sistem informasi pada PONEK adalah sebagai berikut:

  1. Sistem informasi sehubungan dengan PONEK yang sejalan dengan visi dan misi rumah sakit.
  2. Sistem informasi dapat yang mengintegrasikan seluruh data penting dari kamar bersalin. Selain itu juga ruang neonatal yang melaksanakan PONEK dan dapat diakses secara transparan melalui workstation.
  3. Sistem informasi yang mampu memberikan peningkatan mutu pelayanan PONEK bagi pasien, yaitu dengan tersedianya data PONEK yang lengkap dan akurat.
  4. Sistem informasi yang dapat mendukung mekanisme pemantauan dan evaluasi.
  5. Sistem informasi yang dapat membantu para pengambil keputusan dengan adanya ketersediaan data yang lengkap, akurat, dan tepat waktu.
  6. Sistem informasi yang dapat mendukung kegiatan operasional (rutin) serta dapat meminimalkan pekerjaan yang kurang memberikan nilai tambah. Meningkatkan kecepatan aktivitas rumah sakit serta dapat menciptakan “titik kontak tunggal” atau ‘case manager’ bagi pasien.
  7. Sistem informasi yang dapat memberdayakan karyawan (empowering)
  8. Sistem informasi dapat yang mengakomodasi kebutuhan aktivitas untuk keperluan penelitian dan pengembangan keilmuannya di bidang obstetri dan ginekologi. Dengan ketersediaan teknologi informasi yang mampu untuk memperoleh, mentransmisikan, menyimpan, mengolah atau memproses dan menyajikan informasi dan data baik data internal maupun eksternal

Lebih lanjut terkait informasi PELATIHAN PONEK KLIK DISINI

Foto Praktek Pelatihan PONEK
Foto Praktek Pelatihan PONEK